Pagi terbangun gara-gara suara ayam sialan, hahhaha bangun
pagi lari pagi. Tapi belum sarapan dan mandi, tak apalah yang penting sudah
melek ini mata.
Si mamah menyuruhku untuk mandi dulu tapi.
”Himma mandi dulu.” Panggil mamah.
”Bentar dulu Mah mau lari pagi, sarapannya di luar aja.” Jawab Himma.
Mamahnya pun hanya tersenyum saja, melihat anaknya belum mandi tapi malah lari pagi. Pagi itu Himma libur sekolah karena ada ujian kelas 3. Mamah pun beres-beres rumah sambil menunggu anaknya pulang.
Himma dan teman-temannya yang sedang berlari santai terkejut dengan rumah baru yang disamping toko buku terbesar di kota Solo, lumayan dekat dengen rumah Himma, dengan menaiki angkot AF juga sudah sampai. Dari kejauhan terlihat lelaki yang seumuran dengannya, Himma berfikir lelaki itu mirip Rio Haryanto pembalap favoritnya.
”Himma. Siapa tuh cowo ? cakep juga.” Anna tersenyum lebar.
”Hahha mirip rio si mr.busy itu.” EstY terkejut.
”Hhahh mata ku ngak salah nih liat Rio Haryanto. Nna, tuh cowo itu Rio Haryanto.” Himma terpukau gembira.
”Ia bener itu si Rio, kita kesitu yuk.” Tak sengaja Anna dan Esti bicara bersamaan.
Himma bengong karena tak percaya yang ada dirumah itu Rio Haryanto yang sangat Himma dambakan. ” Malu ahh nanti aja ya.?” Pinta Himma kepada Anna dan Esty.
Namun Anna dan Esty hanya terdiam saja tak mendengarkan Himma bicara, mereka berdua memndangi rio dari jauh.
”Ehh ko malah liatin ka rio terus sih, aku jadi cemburu nih.” Tegas HImma sambil tertawa.
” Hahah ia maff itu Rio yang selalu kamu dambakan ya ?”. Anna tertawa ngeledek Himma.
” Uhuyy rio nie. Haahaha.” Ngeledek syamma juga.
Himma hanya tersenyum malu, di saat itu juga Himma ingin bertemu pujaan hatinya. Tapi pagi itu Himma belum mandi dan dandan cantik. Walau terlihat sudah mandi dan dandan cantik. Tetap saja syamma ngak PD. Hari itu syamma sangat senang dan nyesel juga ngak dengerin nasehat mamhnya. Padahal kalu mandi dulukan bisa langsung ketemu ka Rio. Himma berfikir sambil berjalan meninggalkan jalan itu.
~ini nih baru inget ada cerpen ini udah lama banget gue bikin ga di lanjutin :D Anna dan Esty merupakan SR yg pertama kali saya kenal :')
Si mamah menyuruhku untuk mandi dulu tapi.
”Himma mandi dulu.” Panggil mamah.
”Bentar dulu Mah mau lari pagi, sarapannya di luar aja.” Jawab Himma.
Mamahnya pun hanya tersenyum saja, melihat anaknya belum mandi tapi malah lari pagi. Pagi itu Himma libur sekolah karena ada ujian kelas 3. Mamah pun beres-beres rumah sambil menunggu anaknya pulang.
Himma dan teman-temannya yang sedang berlari santai terkejut dengan rumah baru yang disamping toko buku terbesar di kota Solo, lumayan dekat dengen rumah Himma, dengan menaiki angkot AF juga sudah sampai. Dari kejauhan terlihat lelaki yang seumuran dengannya, Himma berfikir lelaki itu mirip Rio Haryanto pembalap favoritnya.
”Himma. Siapa tuh cowo ? cakep juga.” Anna tersenyum lebar.
”Hahha mirip rio si mr.busy itu.” EstY terkejut.
”Hhahh mata ku ngak salah nih liat Rio Haryanto. Nna, tuh cowo itu Rio Haryanto.” Himma terpukau gembira.
”Ia bener itu si Rio, kita kesitu yuk.” Tak sengaja Anna dan Esti bicara bersamaan.
Himma bengong karena tak percaya yang ada dirumah itu Rio Haryanto yang sangat Himma dambakan. ” Malu ahh nanti aja ya.?” Pinta Himma kepada Anna dan Esty.
Namun Anna dan Esty hanya terdiam saja tak mendengarkan Himma bicara, mereka berdua memndangi rio dari jauh.
”Ehh ko malah liatin ka rio terus sih, aku jadi cemburu nih.” Tegas HImma sambil tertawa.
” Hahah ia maff itu Rio yang selalu kamu dambakan ya ?”. Anna tertawa ngeledek Himma.
” Uhuyy rio nie. Haahaha.” Ngeledek syamma juga.
Himma hanya tersenyum malu, di saat itu juga Himma ingin bertemu pujaan hatinya. Tapi pagi itu Himma belum mandi dan dandan cantik. Walau terlihat sudah mandi dan dandan cantik. Tetap saja syamma ngak PD. Hari itu syamma sangat senang dan nyesel juga ngak dengerin nasehat mamhnya. Padahal kalu mandi dulukan bisa langsung ketemu ka Rio. Himma berfikir sambil berjalan meninggalkan jalan itu.
~ini nih baru inget ada cerpen ini udah lama banget gue bikin ga di lanjutin :D Anna dan Esty merupakan SR yg pertama kali saya kenal :')
No comments:
Post a Comment